Rubrik News Flash

Info Hari Ini


DEFINISI DAN SEJARAH ISO 9001:2008

ISO berasal dari kata Yunani ISOS yang berarti sama, kata ISO bukan diambil dari
singkatan nama sebuah organisasi walau banyak orang awam mengira ISO berasal
dari International Standard of Organization, sama sekali BUKAN. ISO 9001 merupakan
standard international yang mengatur tentang sistem management Mutu (Quality
Management System), oleh karena itu seringkali disebut sebagai “ISO 9001, QMS”
adapun tulisan 2008 menunjukkan tahun revisi, maka ISO 9001:2008 adalah system
manajemen mutu ISO 9001 hasil revisi tahun 2008. Pertanyaan berikut yang muncul,
apakah ISO sering mengalami revisi ? jawabnya : YA. Seiring perkembangan zaman
dan kemajuan teknologi, terutama semakin luasnya dunia usaha, maka kebutuhan
akan pengelolaan system manajemen mutu semakin dirasa perlu dan mendesak untuk
diterapkan pada berbagai scope industry yang semakin hari semakin beragam. Versi
2008 ini adalah versi terbaru yang diterbitkan pada Desember 2008 lalu.
Organisasi pengelola standard international ini adalah International Organization for
Standardization
yang bermarkas di Geneva – Swiss, didirikan pada 23 February 1947,
kini beranggotakan lebih dari 147 negara yang mana setiap negara diwakili oleh
badan standardisasi nasional (Indonesia diwakili oleh KAN)
Marilah kita setback sebentar pada bagaimana sejarah ISO 9001 ada hingga revisi
terakhir tahun 2008.
Sejarah ISO dimulai dari dunia militer sejak masa perang dunia II. Pada tahun 1943,
pasukan inggris membutuhkan sekali banyak amunisi untuk perang sehingga untuk
kebutuhan ini dibutuhkan banyak sekali supplier. Sebagai konsekuensinya, maka demi
kebutuhan standarisasi kualitas, mereka merasa perlu untuk menetapkan standar
seleksi supplier. Selanjutnya, 20 tahun kemudian perkembangan standarisasi ini menjadi
semakin dibutuhkan hingga pada tahun 1963, departemen pertahanan Amerika
mengeluarkan standar untuk kebutuhan militer yaitu MIL-Q-9858A sebagai bagian dari
MIL-STD series. Kemudian standar ini diadopsi oleh NATO menjadi AQAP-1 (Allied
Quality Assurance Publication-1) dan diadopsi oleh militer Inggris sebagai DEF/STAN 05-8.
Seiring dengan kebutuhan implementasi yang semakin kompleks, maka DEF/STAN 05-8
dikembangkan menjadi BS-5750 pada tahun 1979.
Atas usulan American National Standard Institute kepada Inggris, maka pada tahun
1987 melalui International Organization for Standardization, standard BS-5750 diadopsi
sebagai sebuah international standard yang kemudian dinamai ISO 9000:1987. Ada 3
versi pilihan implementasi pada versi 1987 ini yaitu yang menekankan pada aspek
Quality Assurance, aspek QA and Production dan Quality Assurance for Testing.
Concern utamanya adalah inspection product di akhir sebuah proses (dikenal
dengan final inspection) dan kepatuhan pada aturan system procedure yang harus
dipenuhi secara menyeluruh.
Pada perkembangan berikutnya, ditahun 1994, karena kebutuhan guaranty quality
bukan hanya pada aspek final inspection, tetapi lebih jauh ditekankan perlunya proses
preventive action untuk menghindari kesalahan pada proses yang menyebabkan
ketidak sesuaian pada produk. Namun demikian versi 1994 ini masih menganut system
procedure yang kaku dan cenderung document centre dibanding kebutuhan
organisasi yang disesuaikan dengan proses internal organisasi. Pada ISO 9000:1994
dikenal 3 versi, yaitu 9001 tentang design, 9002 tentang proses produksi, dan 9003
tentang services.
Versi 1994 lebih fokus pada proses manufacturing dan sangat sulit diaplikasikan pada
organisasi bisnis kecil karena banyaknya procedure yang harus dipenuhi (sedikitnya
ada 20 klausa yang semuanya wajib di dokumentasikan menjadi procedure organisasi).
Karena ketebatasan inilah, maka technical committee melakukan review atas
standard yang ada hingga akhirnya lahirlah revisi ISO 9001:2000 yang merupakan
penggabungan dari ISO 9001, 9002, dan 9003 versi 1994.
Pada versi tahun 2000, tidak lagi dikenal 20 klausa wajib, tetapi lebih pada proses
business yang terjadi dalam organisasi. Sehingga organisasi sekecil apapun bisa
mengimplementasi system ISO 9001:2000 dengan berbagai pengecualian pada proses
bisnisnya. Maka dikenallah istilah BPM atau Business Process Mapping, setiap organisasi
harus memertakan proses bisnisnya dan menjadikannya bagian utama dalam quality
manual perusahaan, walau demikian ISO 9001:2000 masih mewajibkan 6 procedure
yang harus terdokumentasi, yaitu procedure control of document, control of record,
Control of Non conforming Product, Internal Audit, Corrective Action, dan Preventive
Action, yang semuanya bisa dipenuhi oleh organisasi bisnis manapun.
Pada perkembangan berikutnya, versi 2008 lahir sebagai bentuk penyempurnaan atas
revisi tahun 2000. Adapun perbedaan antara versi 2000 dengan 2008 secara significant
lebih menekankan pada effectivitas proses yang dilaksanakan dalam organisasi
tersebut. Jika pada versi 2000 mengatakan harus dilakukan corrective dan preventive
action, maka versi 2008 menetapkan bahwa proses corrective dan preventive action
yang dilakukan harus secara effective berdampak positif pada perubahan proses
yang terjadi dalam organisasi. Selain itu, penekanan pada control proses outsourcing
menjadi bagian yang disoroti dalam versi terbaru ISO 9001 ini.
di kutip dari "http://www.infometrik.com/wp-content/uploads/2009/06/PRINSIP-DASAR-ISO-9001.pdf"

Pelantikan Direktur RSI Kendal Periode 2013-2017

KENDAL - Dokter gigi H Edi Sumarwanto MM MH Kes kembali dipercaya untuk meneruskan jabatannya sebagai direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal. Masa jabatan dia, seharusnya habis 28 Maret 2013.

Namun, karena dinilai mam­pu mengembangkan rumah sakit yang terletak di Ke­camatan Weleri tersebut, pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Ja­teng memutuskan kembali mengangkat Edi Sumarwanto sebagai orang nomor satu di lingkungan rumah sakit milik Muhammadiyah tersebut.

Dia dilantik oleh anggota PWM Jateng, Yusuf Suyono di aula RSI Kendal, Sabtu (20/4). Dengan begitu Edi menjabat sebagai Direktur RSI Kendal untuk periode kedua 2013-2017.

Hadir dalam pelantikan itu, antara lain Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umat (MPKU) Muhammadiyah Kendal Teguh Suhardi, Sek­retaris MPKU Taufik Husein, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal H Muslim Rahmadi, mantan Direktur RSI Kendal Joko Kartono dan sejumlah karyawan di lingkungan RSI Kendal.

Ketua MPKU Teguh Suhardi mengatakan, selama kepemim­pinan Edi Sumarwanto empat tahun sebelumnya, banyak kemajuan yang berhasil diraih oleh RSI. Baik dari segi pe­layanan, pembangunan, hing­ga meraih sertifikat ISO 9001:2008 dari British Stan­dard Institute (BSI) yang berada di Indonesia. Selain itu, masih banyak program kerja yang dibuatnya, tetapi belum terselesaikan.

”Maka tidak salah bila kami kembali mempercayakan jabatan direktur kepada Edi Sumarwanto,” katanya.

Dia mengatakan, beban empat tahun ke depan bakal lebih berat. Yaknai, bagaimana mengembangkan rumah sakit, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga kesejahteraan karya­wannya.

RSI Kendal

an image

Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas berkah dan rahmat-Nya, kita senantiasa diberi petunjuk untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dalam mengemban amanah umat khususnya melalui Rumah Sakit Islam Kendal. Rumah Sakit Islam Kendal merupakan salah satu amal usaha milik persyarikatan Muhammadiyah, yang memiliki tugas memberikan pelayanan kesehatan yang prima, profesional dan Islami sesuai dengan kaidah ilmu kedokteran dan teknologi modern dengan tidak meninggalkan fungsi sosial, fungsi ekonomi, dan dakwah amar ma'ruf nahi munkar. Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Islam Kendal dituntut untuk selalu meningkatkan kwalitas, yaitu mutu pelayanan, agar Rumah Sakit Islam Kendal dapat terus eksis dalam persaingan regional, nasional dan global di dunia perumah sakitan yang mulai bermunculan. Dengan visi " Menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan yang terkemuka di jalur pantura Jawa Tengah dengan pelayanan Prima, Profesional dan Islami pada tahun 2015" maka mau tidak mau seluruh jajaran karyawan Rumah Sakit Islam Kendal harus segera memacu diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan keluarganya. Bersama ini pula kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran di Rumah Sakit Islam Kendal. Terima kasih atas perhatian dan perjuangannya bersama kami